[Jajan] Katering Sarinem Jogja, Nggak Perlu Repot Nyiapin Makanan Kenduri


Aku baru saja ngadain acara pengajian empat bulan kehamilanku di rumah. Selain sebagai rasa syukur karena diberi kesempatan hamil lagi, rasanya kepengin aja sih hamil kali ini ada acara do'a bersamanya gitu. Nggak ada tata acara yang aneh-aneh, apalagi pemilihan tanggal khusus. Isinya hanya pengajian singkat dari Ustaz dan doa bersama. Huhuhu, rasanya mau nangis selama acara berlangsung, apalagi pas Pak Baba ngasih sambutan dan sedikit menyinggung tentang kehamilan pertamaku yang nggak terlalu baik :'(. Untung aja, nggak jadi nangis kejer karena malu banget kan banyak ibu-ibu tetangga, haha.

Well, karena ini blog kuliner, kita langsung saja memasuki rincian suguhannya yaa, hehehe. Siapa tahu nanti bisa untuk referensi kalok kamu mau ngadain acara serupa.Untuk urusan konsumsi, kami memutuskan akan nyuguhin para tamu dengan snack saat acara, juga hantaran/ oleh-oleh untuk dibawa pulang. Karena nggak mau direpotkan dengan urusan masak memasak heboh sekampung (meskipun yang masak tetep pasti ibu-ibu aktivis RT sih, bukan aku juga, hehe), aku memilih memakai jasa katering.

Aku pengin merekomendasikan katering masakan kenduri ini ke kamu deh, namanya Katering Ibu Sarinem. Sebelum acara ini, keluargaku sudah pernah memesan jasanya juga, khususnya memang untuk makanan hantaran, atau bahasa Jawanya ter-ter genduren (kenduri). Saat itu, kami memesan untuk acara tahlilah meninggalnya Daddyku, juga syukuran pernikahan kakak iparku. Karena puas dengan rasa, pelayanan, dan harga, jadi kami pesan lagi di Katering Ibu Sarinem Idolaku ini, hehe.

Kita bahas dulu makanan kenduri atau hantarannya ya, sebelum nanti kuceritain juga snacknya.

Makanan kenduri ini bentuknya dus. Aku memesan dus tanpa nasi gurih dengan harga Rp 30.000,00 sadjaa. Isi masakannya nasi putih, telur rebus, ayam goreng, bakmi, krecek dan telur puyuh, sayur gori, gudangan, dan galatin kecap. Untuk snack mereka menambahkan arem-arem, pastel, dan momogi, ;D. Buahnya ada pisang, dan pelengkapnya kerupuk udang, rempeyek kedelai, serta rempeyek udang rebon. Menurutku sih ini lengkap dan murce. Bayangpun kalok harus masak untuk 70 dus, Waaaak!





Yang bikin aku girang lagi, Bu Sarinem ini suka ngasih bonus yang gila-gilaan. Nih ya yang selalu kudapatkan dari pesan paket kenduri.

Bubur merah putih. Asli, ini enakkkk bangettt bangettt, langsung sikat aja begitu dateng. Rasanya gurih-gurih manis, makannya dicampur aja, sedappp!


Satu dus isi lauk dan sayur porsi jumbo. Ini semua isian di dus kenduri tadi tapi porsinya lebih banyak, bisa untuk keluarga yang punya hajat.


Satu dus isi nasi, snack, dan ada bonus rempeyek ikan asin idolakuu. Mantepss.


Bonus-bonus tadi, nggak masuk dalam hitungan. Jadi, misalnya kita pesan 70 dus, ya tinggal dikali 30 ribu, udah dapet paketan bonus tadi ;).

Sekarang kita beranjak di suguhan snack dan minuman yah. Untuk minuman, oh jelas tradisi di banyak kampung adalah teh manis panas. Selamat tinggal aqua/clu/fit/aguaria gelas, LOL. Kalok nggak teh manis panas, nggak macho! ;D


Yang perlu disiapkan adalah gelas, biasanya bisa pinjam di inventoris RT atau musala. Begitupula dengan jumbo (termos air besar tempat teh). Indahnya hidup di kampung, hehehe.

Nah, untuk snack aku memutuskan untuk snack di piring-piring saja. Ini tergantung juga gimana budaya di kampung masing-masing yah. Aku memilih ini karena undanganku ibu-ibu yang kemungkinan besar akan bawa anak-anak. Kalok snacknya kardusan, agak sulit menakar porsi tambahan. Kan nggak ngeh juga satu ibu bakalan bawa anak berapa. Daripada takut kurang, sistem piringan ini bisa jadi penyelamat, karena nggak dibagiin per kepala.



Snacknya aku sediakan tahu bakso (2ribu), kue nanas (1,5ribu), dan bolu kukus gula jawa (1ribu). Tentu saja ini juga pesan, hehe. Kalik, selo banget eke bikin. Pagi sebelum acaranya sore, kami ada takut snack kurang, jadi beli tambahan di pasar, yaitu lemper dan martabak. Oiya untuk acara kayak gini, meski bisa beli di pasar, sebaiknya tetep pesan aja ya, karena jamnya bisa menyesuaikan, menghindari snack basi sebelum acara.

Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan tepat waktu. Tamu undangan dan saudara banyak yang datang, huhuhu terharu deh. Semoga niat dan doa sore itu benar-benar bisa diridhoi Allah, aamiin.

Shireen-Wisnu sebelum operasi plastik, LOL


Katering Ibu Sarinem
Pasar Cebongan, Sleman, Jogja
Kontak lihat di foto atas nyak hehe.

Snack Ibu Evi
Geplakan, Gamping, Sleman, Jogja
Kontak WA +6281804085288

Love,
@diladol

CONVERSATION

1 komentar:

  1. Waaaaa makdil, aku juga abis empat bulanan. Tapi acaranya di kampung, di rumah ibu dan aku masih di sini heuheu gara2 mual dan lemah jsdi kutak kemana2. Sehat2 terus yaaaa makdilllll 😘😘😘

    ReplyDelete

Back
to top